Apa saja prinsip-prinsip pengukuran meteran air yang umum?
I. Pengukur Air Mekanis (Tipe Impeler, Tipe Sekrup)
Ketika air mengalir melalui meteran air, air akan menabrak impeler (rotor atau sekrup), sehingga menyebabkannya berputar. Kecepatan putaran impeler sebanding dengan kecepatan aliran air. Poros impeler menggerakkan mekanisme penghitungan melalui komponen penghubung, dan mekanisme penghitungan mengakumulasikan jumlah putaran impeler, sehingga mencatat jumlah air yang melewati meteran air.

II. Pengukur Air Volumetrik
Meteran ini mengukur jumlah air dengan mengukur volume aktual air yang mengalir. Meteran air ini memiliki ruang volume tetap di dalamnya. Ketika air mengalir ke dalam ruang, air akan mendorong piston atau rotor di dalam ruang. Setiap kali ruang volume diisi dan dikosongkan, volume air tertentu dicatat.

III. Pengukur Air Ultrasonik
Pengukur ini memanfaatkan hubungan antara kecepatan gelombang ultrasonik yang merambat di dalam air dan kecepatan aliran air untuk pengukuran. Transduser ultrasonik di kedua ujung meteran air mengirimkan dan menerima sinyal ultrasonik. Ketika air mengalir, kecepatan rambat gelombang ultrasonik berbeda di arah hilir dan hulu. Dengan mengukur perbedaan kecepatan ini, kecepatan aliran air dihitung, dan dengan demikian volume air ditentukan.

IV. Pengukur Aliran Elektromagnetik
Berdasarkan hukum induksi elektromagnetik Faraday, ketika air konduktif mengalir melalui medan magnet, gaya gerak listrik yang diinduksi sebanding dengan kecepatan aliran air dihasilkan. Elektroda di dalam meteran air mendeteksi gaya gerak listrik yang diinduksi, dan kecepatan aliran air serta volume air dihitung melalui sirkuit pemrosesan sinyal.

Wuxi Zhongyi Smart Technology Co, Ltd berfokus pada pengembangan dan pembuatan meteran air pintar, meteran energi, meteran gas, yang mencakup lebih dari 90 negara di seluruh dunia. Jika Anda tertarik dengan meteran air, silakan hubungi Zhongyi Smart!


